Koran Senduro Online
Pertanian Masih Mendominasi: Analisis Kelompok Pekerjaan Penduduk Desa Ranu Pani Tahun 2023
Sebagai desa yang terletak di dataran tinggi Semeru dan dikelilingi kawasan konservasi, profil pekerjaan penduduk Desa Ranu Pani menunjukkan karakter agraris yang sangat kuat. Data tahun 2023 memperkuat citra tersebut, di mana sektor pertanian dan peternakan menjadi tulang punggung perekonomian utama, sementara sektor wiraswasta dan jasa mulai menunjukkan perkembangan.
1. Dominasi Sektor Agraris
Secara signifikan, mayoritas penduduk Ranu Pani menggantungkan hidupnya pada sektor primer. Dari data total penduduk, sebanyak 885 jiwa tercatat bekerja di bidang pertanian atau peternakan. Angka ini menegaskan Desa Ranu Pani sebagai basis ketahanan pangan dan pusat aktivitas bercocok tanam khas dataran tinggi, seperti budidaya hortikultura.
- Pertanian/Peternakan: 885 Jiwa
- Wiraswasta: 88 Jiwa
- Belum/Tidak Bekerja: 287 Jiwa
- Pelajar: 210 Jiwa
2. Perkembangan Sektor Wiraswasta dan Jasa
Meskipun pertanian mendominasi, sektor wiraswasta menunjukkan angka yang cukup sehat dengan total 88 jiwa. Angka ini kemungkinan besar mencakup pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor pariwisata (seperti penyewaan penginapan, warung makan, atau penyedia jasa porter dan pemandu) yang tumbuh seiring pesatnya kawasan Bromo-Semeru.
Sementara itu, sektor jasa yang mendukung pendidikan dan pemerintahan tercatat kecil, yaitu 1 orang tenaga pengajar dan 1 orang pejabat/aparat negara. Keterbatasan jumlah tenaga ahli ini menunjukkan peluang bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sumber daya manusia profesional di desa terpencil.
3. Kelompok Non-Produktif dan Ketersediaan Tenaga Kerja
Terdapat 287 jiwa yang tercatat 'belum/tidak bekerja'. Kelompok ini perlu dianalisis lebih lanjut, apakah termasuk ibu rumah tangga, lansia, atau angkatan kerja produktif yang belum terserap. Namun, tingginya jumlah ini juga mengindikasikan ketersediaan potensi tenaga kerja yang dapat diberdayakan lebih lanjut, terutama melalui pelatihan lifeskill dan pengembangan ekowisata.
Kelompok pelajar tercatat sebanyak 210 jiwa. Jumlah ini menunjukkan adanya populasi usia sekolah yang aktif. Kebutuhan untuk menyediakan akses pendidikan lanjutan (SLTA ke atas) yang memadai di sekitar Desa Ranu Pani menjadi krusial untuk mencegah penurunan kualitas SDM di masa mendatang.
4. Implikasi Pembangunan Ekonomi Desa
Profil pekerjaan ini memberikan implikasi penting bagi pembangunan desa. Program pemberdayaan harus berfokus ganda: pertama, meningkatkan kualitas dan hasil produksi sektor pertanian (kopi, sayuran dataran tinggi) sebagai pilar ekonomi utama; kedua, memperkuat sektor wiraswasta dan jasa pariwisata agar masyarakat Ranu Pani tidak hanya menjadi penyedia jasa, tetapi juga pemilik usaha pariwisata di kawasan mereka sendiri.
| Kelompok Pekerjaan | Jumlah (Jiwa) |
|---|---|
| Pertanian/Peternakan | 885 |
| Belum/Tidak Bekerja | 287 |
| Pelajar | 210 |
| Wiraswasta | 88 |
| Lainnya | 20 |
| Pejabat/Aparat Negara | 1 |
| Tenaga Pengajar | 1 |
Penutup Redaksi
Struktur pekerjaan Ranu Pani mencerminkan harmonisasi antara tradisi agraris Suku Tengger dan potensi baru di sektor pariwisata. Memperkuat kolaborasi kedua sektor ini adalah kunci menuju kemandirian ekonomi desa di masa depan.
