BLANTERTOKOSIDEv102

Potret Sosial Desa Argosari 2023: Pendidikan, Agama, dan Komunitas

Potret Sosial Desa Argosari 2023: Pendidikan, Agama, dan Komunitas | Koran Senduro Online

Koran Senduro Online

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | PROFIL SOSIAL & PENDIDIKAN

Kehidupan Masyarakat Argosari: Data Pendidikan, Kerukunan Agama, dan Status Warga 2023

Desa Argosari di Senduro, Lumajang, dikenal dengan kekayaan alamnya, namun aspek sosial dan demografi komunitasnya juga menunjukkan potret yang unik. Data tahun 2023 memberikan gambaran jelas mengenai tingkat pendidikan, penyebaran agama, hingga status perkawinan penduduknya.

Poin Utama Sosial Argosari (2023)

  • Mayoritas Agama: Hindu (2.239 jiwa)
  • Tingkat Pendidikan Terbanyak: Tamat SD (1.100 jiwa)
  • Status Perkawinan: Mayoritas Sudah Kawin (2.198 jiwa)
  • Fasilitas Ibadah: 5 Masjid, 10 Mushola, 3 Sanggar/Pura

1. Tingkat Pendidikan Penduduk

Pendidikan merupakan indikator penting dalam kualitas hidup masyarakat. Di Argosari, sebagian besar penduduk masih memiliki latar belakang pendidikan dasar atau belum tamat sekolah. Ini menunjukkan adanya tantangan yang perlu diatasi dalam meningkatkan akses ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Jenjang Pendidikan Laki-laki Perempuan Jumlah Total
Tidak/Belum Sekolah6577291.386
Belum Tamat SD383324707
Tamat SD5715291.100
SMP9668164
SMA341448
Diploma I / II123
Strata 1 (S1)7411

Data menunjukkan bahwa Tamat SD adalah kelompok pendidikan terbesar (1.100 jiwa), diikuti oleh kelompok Tidak/Belum Sekolah (1.386 jiwa). Jumlah penduduk dengan pendidikan tinggi (Diploma dan S1) masih sangat terbatas, hanya 14 jiwa.

2. Kerukunan Umat Beragama

Argosari adalah rumah bagi Suku Tengger yang mayoritas beragama Hindu. Hal ini terlihat jelas dari data kependudukan, namun kerukunan antar umat beragama tetap terjaga dengan baik, ditandai dengan keberadaan fasilitas peribadatan dari berbagai agama.

Rincian penduduk berdasarkan agama:

Agama Laki-laki Perempuan Jumlah Total
Islam6055741.179
Kristen101
Hindu1.1431.0962.239

Tersedia fasilitas ibadah yang mencerminkan keragaman ini: 5 Masjid, 10 Mushola, dan 3 Sanggar. Keberadaan Sanggar sebagai tempat ibadah Hindu, berdampingan dengan Masjid dan Mushola, menegaskan suasana toleransi yang kuat di tengah masyarakat Argosari.

3. Status Perkawinan dan Golongan Darah

Mayoritas penduduk usia dewasa di Argosari sudah berstatus Kawin (2.198 jiwa). Walaupun demikian, terdapat juga 1.066 jiwa yang belum kawin, serta 35 jiwa berstatus cerai hidup dan 120 jiwa berstatus cerai mati.

Sementara itu, data golongan darah menunjukkan sebagian besar warga belum diketahui golongan darahnya (3.407 jiwa), yang menunjukkan adanya peluang untuk pendataan kesehatan lebih lanjut di masa depan.

Status Perkawinan Jumlah Jiwa Golongan Darah Jumlah Jiwa
Belum Kawin1.066A6
Kawin2.198B2
Cerai Hidup35O3
Cerai Mati120Tidak Tahu3.407

Penutup

Potret sosial Argosari menunjukkan komunitas yang kental dengan nilai-nilai tradisional, menjunjung tinggi kerukunan, namun menghadapi tantangan dalam peningkatan jenjang pendidikan formal. Data ini menjadi dasar penting bagi perencanaan program sosial dan pembangunan desa di masa mendatang.