BLANTERTOKOSIDEv102

Profil Demografi Lengkap Desa Senduro 2023: Pendidikan, Agama, dan Data Kesehatan Jiwa

Profil Demografi Lengkap Desa Senduro 2023: Pendidikan, Agama, dan Data Kesehatan Jiwa | Koran Senduro

Koran Senduro Online

Senin, 8 Desember 2025 | Laporan Khusus Profil Demografi

Status Perkawinan (Total Penduduk 6.976 Jiwa)

Status Jiwa
Kawin2.867
Belum Kawin3.394
Cerai Hidup235
Cerai Mati480
Dominasi Belum Kawin: 48.65%

Infrastruktur Keagamaan

Jenis Jumlah
Masjid4
Mushola39
Gereja1
Pura1
Total Fasilitas Ibadah: 45 Unit

Rangkuman Pendidikan

Tingkat pendidikan tertinggi yang dicapai mayoritas penduduk Desa Senduro adalah SMA/MA/Sederajat dengan total 1.788 jiwa.

Menganalisis Jati Diri Desa Senduro: Dari Struktur Pendidikan Hingga Keragaman Agama 2023

Statistik Golongan Darah

Gol. DarahJiwa
A (Total)116
B (Total)175
AB (Total)79
O (Total)219
Tidak Tahu/Belum Cek: 6.379 Jiwa

Peringkat Pendidikan Teratas Desa Senduro

SMA/MA
1.788
Tamat SD
1.659
SMP/SLTP
1.290
Pasang Iklan Data

SENDURO – Desa Senduro, sebagai salah satu sentra penting di Kecamatan Senduro Lumajang, terus menunjukkan perkembangan demografi yang menarik. Analisis data kependudukan tahun 2023 yang dirilis oleh BPS Lumajang mengungkap profil sosial yang kaya dan berpotensi menjadi fondasi perencanaan pembangunan yang cerdas.

1. Profil Pendidikan: Basis SDM Desa Senduro

Distribusi tingkat pendidikan penduduk menjadi cerminan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Data menunjukkan adanya dorongan kuat menuju pendidikan menengah ke atas, dengan tingkat SMA/MA/Sederajat memimpin jumlah tertinggi, yaitu 1.788 jiwa. Ini mengindikasikan bahwa akses pendidikan menengah di Desa Senduro cukup baik.

Total penduduk dengan lulusan Tamat SD/Sederajat mencapai 1.659 jiwa, sedikit di bawah lulusan SMA. Hal ini menunjukkan pentingnya program peningkatan pendidikan dasar dan menengah di wilayah ini.

Menariknya, meskipun jenjang pendidikan tinggi (D3, S1, S2, S3) masih di bawah 500 jiwa secara total, terdapat 356 lulusan Strata I (S1) dan 10 lulusan Strata II dan III, menunjukkan adanya basis akademisi yang mulai terbentuk di desa ini.

Tingkat PendidikanLaki-lakiPerempuanTotal Jiwa
Belum tamat SD/Sederajat366326692
Tamat SD/Sederajat7479121.659
SLTP/SMP/Sederajat6426481.290
SMA/MA/Sederajat9768121.788
D4/S1159197356

2. Keragaman Agama dan Fasilitas Ibadah

Desa Senduro dikenal memiliki toleransi keagamaan yang kuat. Data demografi Agama 2023 memperkuat citra tersebut. Mayoritas penduduk memeluk agama Islam (6.827 jiwa), namun terdapat pula komunitas signifikan dari pemeluk agama Hindu (113 jiwa), Kristen (24 jiwa), dan Katolik (12 jiwa).

Keragaman ini didukung oleh infrastruktur yang memadai. Dengan 45 unit tempat ibadah yang terdiri dari 4 Masjid, 39 Mushola, 1 Gereja, dan 1 Pura, Desa Senduro menunjukkan komitmen untuk memfasilitasi kebutuhan spiritual semua warganya. Jumlah Mushola yang sangat dominan menunjukkan tingginya tingkat spiritualitas dan praktik keagamaan harian di tingkat RT/Dusun.

AgamaLaki-lakiPerempuanTotal Jiwa
Islam3.4053.4226.827
Hindu6152113
Kristen121224
Katolik8412

Fakta Kunci: Rasio gender dalam penganut agama Islam hampir seimbang sempurna (3.405 L vs 3.422 P). Keseimbangan ini menjadi indikator stabilitas populasi.

3. Status Perkawinan dan Isu Golongan Darah

Data Status Perkawinan menunjukkan bahwa kelompok Belum Kawin (3.394 jiwa) sedikit mendominasi populasi total dibandingkan dengan kelompok Kawin (2.867 jiwa). Hal ini memberikan insight bahwa Desa Senduro memiliki populasi usia muda produktif yang signifikan, yang memerlukan perhatian khusus dalam hal lapangan kerja dan fasilitas publik untuk pemuda.

Di sisi lain, data Golongan Darah menyoroti tantangan penting. Dari total penduduk, 6.379 jiwa tercatat "Tidak Tahu" golongan darah mereka. Ini menjadi prioritas bagi Dinas Kesehatan dan Pemerintah Desa untuk segera menggalakkan program cek golongan darah dan E-KTP, terutama untuk kesiapan penanganan bencana dan kebutuhan darurat medis.

Laporan Analisis Mendalam

Data ini menjadi panduan strategis bagi Pengembang Kemajuan sosial dan pendidikan dalam merancang kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat senduro.