Koran Senduro Online
Menganalisis Jati Diri Desa Senduro: Dari Struktur Pendidikan Hingga Keragaman Agama 2023
SENDURO – Desa Senduro, sebagai salah satu sentra penting di Kecamatan Senduro Lumajang, terus menunjukkan perkembangan demografi yang menarik. Analisis data kependudukan tahun 2023 yang dirilis oleh BPS Lumajang mengungkap profil sosial yang kaya dan berpotensi menjadi fondasi perencanaan pembangunan yang cerdas.
1. Profil Pendidikan: Basis SDM Desa Senduro
Distribusi tingkat pendidikan penduduk menjadi cerminan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Data menunjukkan adanya dorongan kuat menuju pendidikan menengah ke atas, dengan tingkat SMA/MA/Sederajat memimpin jumlah tertinggi, yaitu 1.788 jiwa. Ini mengindikasikan bahwa akses pendidikan menengah di Desa Senduro cukup baik.
Total penduduk dengan lulusan Tamat SD/Sederajat mencapai 1.659 jiwa, sedikit di bawah lulusan SMA. Hal ini menunjukkan pentingnya program peningkatan pendidikan dasar dan menengah di wilayah ini.
Menariknya, meskipun jenjang pendidikan tinggi (D3, S1, S2, S3) masih di bawah 500 jiwa secara total, terdapat 356 lulusan Strata I (S1) dan 10 lulusan Strata II dan III, menunjukkan adanya basis akademisi yang mulai terbentuk di desa ini.
| Tingkat Pendidikan | Laki-laki | Perempuan | Total Jiwa |
|---|---|---|---|
| Belum tamat SD/Sederajat | 366 | 326 | 692 |
| Tamat SD/Sederajat | 747 | 912 | 1.659 |
| SLTP/SMP/Sederajat | 642 | 648 | 1.290 |
| SMA/MA/Sederajat | 976 | 812 | 1.788 |
| D4/S1 | 159 | 197 | 356 |
2. Keragaman Agama dan Fasilitas Ibadah
Desa Senduro dikenal memiliki toleransi keagamaan yang kuat. Data demografi Agama 2023 memperkuat citra tersebut. Mayoritas penduduk memeluk agama Islam (6.827 jiwa), namun terdapat pula komunitas signifikan dari pemeluk agama Hindu (113 jiwa), Kristen (24 jiwa), dan Katolik (12 jiwa).
Keragaman ini didukung oleh infrastruktur yang memadai. Dengan 45 unit tempat ibadah yang terdiri dari 4 Masjid, 39 Mushola, 1 Gereja, dan 1 Pura, Desa Senduro menunjukkan komitmen untuk memfasilitasi kebutuhan spiritual semua warganya. Jumlah Mushola yang sangat dominan menunjukkan tingginya tingkat spiritualitas dan praktik keagamaan harian di tingkat RT/Dusun.
| Agama | Laki-laki | Perempuan | Total Jiwa |
|---|---|---|---|
| Islam | 3.405 | 3.422 | 6.827 |
| Hindu | 61 | 52 | 113 |
| Kristen | 12 | 12 | 24 |
| Katolik | 8 | 4 | 12 |
Fakta Kunci: Rasio gender dalam penganut agama Islam hampir seimbang sempurna (3.405 L vs 3.422 P). Keseimbangan ini menjadi indikator stabilitas populasi.
3. Status Perkawinan dan Isu Golongan Darah
Data Status Perkawinan menunjukkan bahwa kelompok Belum Kawin (3.394 jiwa) sedikit mendominasi populasi total dibandingkan dengan kelompok Kawin (2.867 jiwa). Hal ini memberikan insight bahwa Desa Senduro memiliki populasi usia muda produktif yang signifikan, yang memerlukan perhatian khusus dalam hal lapangan kerja dan fasilitas publik untuk pemuda.
Di sisi lain, data Golongan Darah menyoroti tantangan penting. Dari total penduduk, 6.379 jiwa tercatat "Tidak Tahu" golongan darah mereka. Ini menjadi prioritas bagi Dinas Kesehatan dan Pemerintah Desa untuk segera menggalakkan program cek golongan darah dan E-KTP, terutama untuk kesiapan penanganan bencana dan kebutuhan darurat medis.
Laporan Analisis Mendalam
Data ini menjadi panduan strategis bagi Pengembang Kemajuan sosial dan pendidikan dalam merancang kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat senduro.
