Koran Senduro Online
Profil Kependudukan Desa Burno 2023: Dominasi Penduduk Usia Produktif dan Tingginya Tingkat Tamatan Sekolah Dasar
Desa Burno di Kecamatan Senduro menunjukkan profil kependudukan yang dinamis sepanjang tahun 2023. Berdasarkan data terbaru, total penduduk Burno mencapai 5.059 jiwa, dengan komposisi yang hampir seimbang antara laki-laki dan perempuan. Analisis demografi ini penting untuk perencanaan pembangunan desa di masa mendatang.
1. Struktur Populasi dan Kepala Keluarga (KK)
Total penduduk Desa Burno tercatat sebanyak 5.059 jiwa, terdiri dari 2.598 laki-laki dan 2.461 perempuan. Rasio jenis kelamin yang mendekati angka satu menunjukkan keseimbangan gender yang baik di tingkat populasi desa.
- Total Penduduk: 5.059 Jiwa
- Laki-laki: 2.598 Jiwa
- Perempuan: 2.461 Jiwa
- Total Kepala Keluarga: 1.703 KK
Dari total 1.703 Kepala Keluarga (KK), mayoritas (1.441 KK) dikepalai oleh laki-laki, sementara 262 KK dikepalai oleh perempuan.
Dari sisi administrasi, kepemilikan Kartu Keluarga (KK) sedikit lebih rendah dari jumlah total KK, yaitu 1.700 KK. Angka ini mencerminkan tingginya kesadaran administrasi, dengan 1.440 kepemilikan KK oleh laki-laki dan 260 oleh perempuan. Selain itu, jumlah penduduk wajib KTP Elektronik di Burno mencapai 3.901 jiwa (1.978 laki-laki dan 1.923 perempuan), menunjukkan cakupan administrasi yang luas.
2. Profil Tingkat Pendidikan Penduduk Burno
Tingkat pendidikan merupakan indikator penting dalam mengukur kualitas sumber daya manusia desa. Mayoritas penduduk Burno berada pada tingkat pendidikan dasar, yaitu Tamat SD/Sederajat, yang mencapai 2.460 jiwa. Walaupun demikian, tantangan literasi masih terlihat dari 957 jiwa yang belum/tidak sekolah dan 768 jiwa yang belum tamat SD.
Berikut adalah perbandingan tingkat pendidikan di Desa Burno:
Sebaran Tingkat Pendidikan Penduduk Desa Burno (2023)
Data menunjukkan fokus utama adalah peningkatan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pada jenjang pendidikan tinggi, tercatat 54 jiwa tamatan Diploma IV/Strata I, 9 jiwa Akademi/Diploma III/S.Muda, dan 6 jiwa tamatan Diploma 1 & 2. Terdapat pula 1 jiwa tamatan Strata II.
3. Aspek Keagamaan dan Fasilitas Peribadatan
Secara keagamaan, Desa Burno adalah komunitas yang majemuk. Mayoritas penduduk memeluk agama Islam (4.870 jiwa). Selain itu, terdapat komunitas Hindu (184 jiwa) dan Kristen (5 jiwa).
Untuk memfasilitasi kebutuhan spiritual warganya, Desa Burno memiliki:
- Masjid: 6 Unit
- Mushola: 17 Unit
- Sanggar (Tempat Ibadah Agama Lain): 1 Unit
4. Status Perkawinan dan Golongan Darah
Dalam hal status perkawinan, kelompok penduduk yang Belum Kawin mendominasi dengan 2.845 jiwa. Sementara itu, 1.861 jiwa tercatat Kawin, 100 jiwa Cerai Hidup, dan 253 jiwa Cerai Mati. Dominasi status belum kawin menunjukkan banyaknya populasi usia muda/produktif yang belum memasuki pernikahan.
Data golongan darah menunjukkan:
- Golongan A: 20 Jiwa
- Golongan B: 20 Jiwa
- Golongan AB: 10 Jiwa
- Golongan O: 24 Jiwa
- Tidak Tahu: 4.985 Jiwa
Angka "Tidak Tahu" yang sangat tinggi (4.985 jiwa) mengindikasikan bahwa sebagian besar data golongan darah belum tercatat atau belum terverifikasi secara resmi, menjadi catatan penting bagi peningkatan layanan kesehatan desa.
Kesimpulan Redaksi
Data kependudukan Burno menunjukkan potensi besar dari populasi usia produktif, ditandai dengan tingginya jumlah penduduk yang belum kawin. Namun, tantangan utama terletak pada peningkatan jenjang pendidikan pasca-SD dan perlunya validasi data penting seperti golongan darah untuk mendukung kesiapsiagaan kesehatan desa.
